Review the National Unity Action Plan to make it a substantive document aimed to promote National Unity and not only focus on symbolism

By:

Jeremy

Affiliations:

Harmony Cluster

Policy Code:

1A Bangsa Malaysia

Problem Statement:

The current NUAP contains a lot of symbolism (e.g., creating moments of unity) but it does not address the core issue of racial and religious discrimination which has cause a great divide in the country today.

Value(s) and Belief(s):

Government should be clear on the matters pertaining to racial and religious discrimination and should take proactive actions to address it.

Proposal of Solution:

Review the NUAP and concretise the contents of the NUAP by focusing on the real core issues (e.g- racial and religious discrimination).Suggestions from the NUCC’s report should also be incorporated into the NUAP (e.g-National Harmony and Reconciliation Commission/ Anti-Hate Speech law/ National Unity Bill to replace existing laws that are outdated/irrelevant). The National Unity Action Plan needs to be a living document that will be continuously refined in addressing the real issues of racial and religious discrimination.

Additional Information:

~

Translation

Isu dan Polisi Semasa:

Terdapat kekurangan badan pemantau yang mengawasi isu diskriminasi kaum dan agama di negara ini walaupun Malaysia adalah negara yang berbilang budaya dan berbilang kaum.

Nilai-nilai dan Kepercayaan:

Setiap orang harus dilayan secara sama rata.

Penyelesaian:

Pembentukan Suruhanjaya Pendamaian/Peluang Saksama. Suruhanjaya ini harus merangkumi majlis atau jawatankuasa bebas yang bertanggungjawab dalam mengawasi perkara-perkara yang berkaitan dengan diskriminasi kaum dan agama di Malaysia. Mereka harus diperkasakan dengan undang-undang yang khusus (contohnya., Undang-Undang Pembolehan / Undang-Undang Anti-Diskriminasi yang komprehensif) yang membolehkan penyiasatan aduan insiden diskriminasi ras dan agama, penghasilan piawaian minimum untuk mengatasi diskriminasi ras dan agama, melakukan inkuiri nasional mengenai penganiayaan terhadap orang berdasarkan bangsa dan agama, membuat hujah mengenai undang-undang yang dicadangkan, memberi komen di media dan meningkatkan kesedaran masyarakat mengenai isu diskriminasi antara kaum dan agama.

Informasi Tambahan:

~